Random Posts

Ini dia, fungsi dan bagian-bagian dari reasuransi


Fungsi atau tujuan reasuransi

Apa fungsi atau tujuan dari reasuransi? Menurut artinya, fungsi dan tujuannya antara lain:

1. Peningkatan kapasitas

Keterbatasan kemampuan perusahaan asuransi untuk memperoleh pertanggungan yang tinggi, yang kemudian akan diperluas oleh struktur perusahaan.

2. Hilangkan ketidakpastian

Ini dapat membantu perusahaan asuransi menstabilkan tingkat kerugian dengan menghilangkan beberapa ketidakpastian, seperti frekuensi dan waktu kerugian serta besarnya kerugian.

3. Kepercayaan

Dengan menghilangkan ketidakpastian, reasuradur menciptakan rasa percaya diri bagi perusahaan asuransi untuk meningkatkan investasinya.

4. Perlindungan jika terjadi bencana

Ini melindungi perusahaan asuransi dari risiko kerugian finansial yang luar biasa.

5. Alokasi risiko

Tujuannya adalah untuk mengalihkan risiko dari perusahaan asuransi kepada reasuradur, karena fungsi reasuransi adalah untuk menyebarkan risiko.

 

 

jenis reasuransi

Ada tiga jenis metode reasuransi yang digunakan di Indonesia, yaitu negosiasi, fakultatif, wajib fakultatif dan pool. Jenis-jenis ini adalah:

1. Perjanjian

Dengan metode ini, perusahaan asuransi harus mengalihkan risiko kepada reasuradur, biasanya dalam jangka waktu 12 bulan. Metode ini memiliki dua jenis, proporsional dan non-proporsional.

 tipe proporsional

Perusahaan asuransi dapat menanggung risiko klaim secara pro rata. Misalnya, perusahaan asuransi setuju untuk membagi 40% risikonya dengan reasuradur. Nah, premi asuransi nasabah yang dikenakan asuransi akan dibagi menjadi 40% untuk reasuransi dan 60% untuk asuransi. Jika nasabah mengajukan klaim, ia selalu menerima total uang pertanggungan. Namun, pihak yang membayar klaim adalah perusahaan campuran, mewakili 40% dari reasuradur dan 60% dari asuransi.

 

 

 tipe tidak proporsional

Cakupan ini ada batasnya. Jadi, jika batasnya adalah Rp 1.000 crore, maka ada klaim Rp 1.500 crore, sehingga perusahaan asuransi hanya perlu membayar Rp 0,500 crore.

2. Opsional

Dalam mode opsional, perusahaan asuransi dapat mengalihkan seluruh atau sebagian risiko kepada reasuradur. Namun, tidak ada kewajiban bagi perusahaan asuransi untuk meneruskan risiko ini.

3. Opsional Diperlukan

Perusahaan asuransi bebas memutuskan apakah akan mengalihkan risiko atau tidak. Jika Anda memutuskan untuk melakukan divestasi, reasuradur harus menerimanya selama risikonya sesuai dengan kontrak.

Belum ada Komentar untuk "Ini dia, fungsi dan bagian-bagian dari reasuransi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel